Postest_VC6_3KA88_12118087_Duriyawati

 VC6 Posttest : Pengontrolan Konkurensi


a. Jelaskan outcome dari transaksi dan berikan contoh nya

Outcome dari Transaksi

Ada 2 outcome dari transaksi yaitu :

1.      1. COMMIT

Jika operasi berjalan sukses, maka transaksi disebut commited, basis data mencapai kondisi konsisten yang baru

Contoh :

 

2.      2. ABORT

Jika operasi berjalan tidak sukses, maka transaksi disebut aborted  (gagal).

Jika transaksi gagal maka basis data kembali ke keadaan konsisten sebelum transaksi dimulai. Disebut rollback atau undone

Contoh :



b. Properti Transaksi yaitu ACID, jelaskan dan berikan contoh

Properti Transaksi yaitu ACID

Singkatan dari Atomicity, Consistency, Isolation, and Durability. Empat karakteristik yang menjamin transaksi database diproses secara reliable. Model ACID merupakan salah satu konsep tertua dan paling penting dari teori database transaksional.

Manajemen Transaksi dan properti transaksi ACID

  • Sebuah transaksi adalah unit eksekusi program yang mengakses dan mungkin mungkin mengubah beberapa item data.
  • Suatu transaksi harus melihat database yang konsisten.
  • Selama eksekusi transaksi, database mungkin tidak konsisten.
  • Ketika sebuah transaksi dianggap commit maka database harus konsisten.
  • Dua hal yang berkaitan dengan manajemen transaksi:

–  Kegagalan fungsi (Failures), terdiri dari kegagalan perangkat keras (hardware) dan system crash.
–  Eksekusi beberapa transaksi secara bersama.

Untuk menjaga integritas data, database sistem harus menjamin:

  • Atomicity. Jika semua operasi pada sebuah transaksi sukses maka transaksi dianggap sukses, jika salahsatu  operasi pada suatu transaksi gagal maka transaksi dianggap gagal.
  • Consistency. Eksekusi sebuah transaksi secara terisolasi bertujuan untuk menjaga konsistensi database.
  • Isolation. Meskipun ada beberapa transaksi yang berlangsung bersamaan, masing-masing transaksi tidak boleh mengetahui transaksi lain yang sedang berlangsung. Hasil transaksi sementara harus disembunyikan dari transaksi lain yang sedang berlangsung. Sehingga, untuk pasangan transaksi Ti dan Tjyang terlihat oleh Ti adalah Tj selesai melakukan  eksekusi sebelum Ti mulai, atau  Tj memulai eksekusi setelah Ti selesai.
  • Durability. Setelah sebuah transaksi sukses dilakukan, perubahan-perubahan yang dibuatnya terhadap database bersifat permanen, bahkan jika terjadi kegagalan sistem.

Contoh :

Sebuah transaksi transfer uang

Transaksi untuk transfer $50 dari account A ke account B:

  1. read(A)
  2. A:= A – 50
  3. write(A)
  4. read(B)
  5. B:= B + 50
  6. write(B)
  • Consistency requirement – jumlah A dan B tidak berubah setelah eksekusi transaksi.
  • Atomicity requirement — Jika transaksi gagal dijalankan setelah langkah ke 3 dan sebelum langkah ke 6, maka sistem harus menjamin bahwa perubahan yang terjadi tidak direfleksikan di database, jika hal ini tidak dapat dilakukan maka akan menghasilkan inconsistency.
  • State (keadaan) Transaksi.

Komentar

Postingan Populer